SEKTOR PERTANIAN


PADI

Kabupaten Morowali memiliki potensi ekonomi yang besar di bidang pertanian. Di samping itu, semakin di fokuskannya kebijakan pembangunan di bidang pertanian ditekankan terutama pada pengembangan sumberdaya pertanian yang meliputi sumber daya manusia, sumber daya alam, iptek, dana, informasi, dan kelembagaan melalui diversifikasi, intensifikasi, ekstensifikasi, dan rehabilitasi membuat sector pertanian Morowali semakin maju. Sektor pertanian sampai saat ini masih memegang peranan penting dalam upaya peningkatan taraf hidup masyarakat. Keberhasilan program pembangunan sektor pertanian menjadi faktor penting terwujudnya visi Kabupaten Morowali Si’e (kabupaten lumbung padi) 2012 dan terwujudnya ketahanan pangan nasional. Sebagai salah satu pencapaian di sektor pertanian yaitu dengan diakui nya kecamatan Bumi Raya Kabupaten morowali sebagai penghasil padi terbaik. total produksi adalah 51.017 ton dengan tingkat produktivitas 40,08 kw/ha, dengan luas panen sebesar 12.700 Ha. Produksi ini meliputi padi sawah dengan jumlah produksi sebesar 49.442 ton dengan produktivitas 40,74 kw/ha dan padi ladang sebesar 1.457 ton dengan produktivitas 25,84 ton.


PALAWIJA

Tanaman palawija terdiri dari tanaman jagung, ubi kayu, ubi jalar, kacang tanah, kacang kedelai, dan kacang hijau.
Tanaman Jagung penghasil jagung terbanyak diseluruh kabupatan Morowali ada di Kecamatan Bungku Barat sebanyak 1.124 ton

Tanaman ubi kayu mempunyai luas panen sebesar 96 Ha dengan produksinya sebesar 1.930,18 ton dengan nilai rata-rata produksi per hektarnya sebesar 20,1 ton.

Tanaman kacang hijau di Kabupaten Morowali memiliki luas panen sebesar 8 Ha dengan hasil produksinya sebesar 7,04 ton dengan rata-rata produksi sebesar 0,88 ton/ha ini terkhusus di wilayah kecamtan Bungku Barat sebanyak 162,52 ton

Tanaman kacang tanah, total luas panen kacang tanah sebesar 124Ha dengan total produksi sebesar 186,75 ton dengan rata-rata produksi mencapai 1,50 ton/ha terkhusus di wilayah Kecamatan Bungku Utara sebanyak 188,76 ton.

Tanaman kacang kedelai memiliki luas panen 107 Ha dengan total produksi sebesar 113,63 ton dengan rata-rata produksi per hektar sebesar 1,06 ton/Ha. Penghasil kacang Kedelai terbanyak ada di Kecamatan Lembo sebanyak 21,36 ton, Kecamatan Bungku Utara sebanyak 188,76 ton