SEKTOR PERKEBUNAN

KAKAO


Potensi unggulan biji kakao yang menjadi potensi unggulan Propinsi Sulawesi Tengah diperdagangkan dalam bentuk bahan mentah (raw material export) dan untuk mendapatkan hasil yang berwujud barang setengah jadi atau barang jadi perlu diolah melalui sentuhan teknologi maju sehingga mempunyai nilai kompetitif yang sangat tinggi. Potensi Kakao tersebar diseluruh kabupaten yang ada di Propinsi Sulawesi Tengah yaitu di kabupaten Morowali luas 18.724,00 ha dengan hasil produksi 9.747,00.

SAWIT

Pada tahun 2009 jumlah produksi kelapa sawit mencapai 117.340 ton dengan luas areal tanam 6.114 Ha

MENTE

produksi jambu mete mencapai 258 ton dengan luas areal tanam 1.417 Ha


KELAPA

Produksi kelapa mencapai 698 ton dengan luas areal tanam 1.638 Ha


HUTAN

Kabupaten Morowali memiliki potensi sumberdaya hutan yang cukup besar. Kabupaten Morowali memiliki hutan seluas 1.158.846 Ha, terdiri dari Hutan Lindung seluas 436.756 Ha, Hutan Produksi Biasa Tetap seluas 181.366 Ha, Hutan Produksi Terbatas seluas 238.177 Ha, Hutan yang dapat Dikonversi seluas 61.216 Ha dan Hutan Suaka Alam serta Hutan Wisata seluas 241.331 Ha. Hasil hutan non kayu, kulit dan daun mencapai 29.777,185 Ton, dan hasil perbaruan (madu) 23.604 liter.